Laman

Tampilkan postingan dengan label Irma Melati Wahyuningtyas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Irma Melati Wahyuningtyas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Maret 2016

SILICA GEL, PELINDUNG PRODUK YANG SERING DIREMEHKAN





Image result for silica gelTahukah kamu apa itu silica gel? Jika kamu perhatikan setiap membeli sepatu, sandal, tas atau kapsul di dalam botol sering kita jumpai terdapat bungkus kecil mirip teh celup yang berfungsi sebagai pengawet karena bisa menyerap air dan membuat barang tidak lembab. Itulah yang dinamakan dengan silica gel.
Beberapa produk menggunakan silica karena banyak produk bisa rusak jika kelembabannya meningkat. Misalkan jika sebotol vitamin mengandung uap air berlebihan, maka kelembabannya akan terganggu dan bisa merusak pil atau kapsul yang ada di dalamnya.
Silica gel atau gel silica adalah butiran seperti kaca yang berbentuk sangat berpori dan dibuat secara sintesis dari natrium silikat. Disebut sebagai gel dikarenakan termasuk mineral alami yang diproses menjadi bentuk butiran. Meskipun namanya gel tetapi tetap tergolong dalam silika padat. Gel silika adalah mineral alami yang dimurnikan dan diolah menjadi salah satu bentuk butiran atau manik-manik. Sebagai pengering, ia memiliki pori rata-rata 2,4 nanometer dan memiliki afinitas yang kuat untuk molekul air.
Silika gel merupakan suatu bentuk dari silika yang dihasilkan melalui penggumpalan sol natrium silikat (NaSiO2) sol mirip agar-agar ini dapat didehidrasi sehingga berubah menjadi padatan atau butiran mirip kaca yang bersifat tidak elastis. Sifat ini menjadikan silika gel dimanfaatkan sebagai zat penyerap, pengering dan penopang katalis. Garam-garam kobalt dapat diabsorpsi oleh gel ini.
Silica gel mencegah terbentuknya kelembapan yang berlebihan sebelum terjadi. Para pabrikan mengetahui hal ini , karena itu mereka selalu memakai silica gel dalam setiap pengiriman barang-barang mereka yang disimpan dalam kotak. Silica gel merupakan produk yang aman digunakan untuk menjaga kelembapan makanan, obat-obatan, bahan sensitif, elektronik, dan film sekalipun.
Produk anti lembap ini menyerap lembap tanpa mengubah kondisi zatnya. Walaupun dipegang, butiran-butiran silica gel ini tetap kering. Silica gel penyerap kandungan air basa diaktifkan sesuai kebutuhan. Unit ini mempunyai indikator khusus yang akan berubah dari warna biru ke merah muda kalau produk mulai mengalami kejenuhan kelembapan. Saat itulah alat ini aktif. Setelah udara mengalami kejenuhan/kelembapan, dia bisa diaktifkan kembali lewat oven. Sejak Perang Dunia II, silica gel sudah menjadi pilihan terpercaya oleh pemerintah dan pelaku industri. Silica gel sering ditemukan dalam kotak paket dan pengiriman film, kamera, teropong, alat-alat komputer, sepatu kulit, pakaian, makanan, obat-obatan, dan peralatan-peralatan lainnya.
Silica gel adalah substansi-substansi yang digunakan untuk menyerap kelembapan dan cairan partikel dari ruang yang berudara/bersuhu. Silica gel juga membantu menahan kerusakan pada barang-barang yang mau disimpan.
Biasanya kita sering meremehkan gel silica, dan membuangnya begitu saja, karena tidak tahu manfaatnya. Padahal jika kita tahu fungsi dari silica gel pasti akan merasa sayang ketika hendak membuangnya.
Inilah 7 manfaat silica gel selain yang telah dipaparkan di atas yang sering diremehkan banyak orang dan tidak kita sangka sama sekali:
1.      Mengawetkan album foto
      Masalah yang diakibatkan jika kita menyimpan album foto kenangan adalah jamur. Terlebih ketika terletak di ruang yang lembab, sementara udara di dalam plastik foto juga lembab. Hal itu sering dialami oleh sebagian orang sehingga album fotonya menjadi rusak.
Jangan biarkan itu terjadi pada album foto milik anda. Untuk mencegahnya, anda bisa menyelipkan silica gel bekas untuk dimasukkan ke dalam plastik foto. Silica gel mampu menyerap uap sehingga membuat tidak lembab dimana keadaan tersebut berakibat tumbuhnya jamur.
2.      Merawat peralatan make up
         Siapa sangka bekas silica gel yang ada pada kardus sepatu bisa bermanfaat untuk merawat peralatan seorang wanita. Tak perlu lagi cemas, alat make up anda kini sudah terlindungi dari jamur dan bau tak sedap.
3.      Menghilangkan bau sepatu
         Sering uring-uringan karena bau tak sedap pada sepatu anda, silica gel solusinya. Masukkan beberapa silica gel dan anda tak perlu lagi mencium aroma bau busuk dari sepatu. Bau sepatu diakibatkan oleh keringat yang menempel padanya kemudian ditumbuhi bakteri-bakteri. Sepatu yang tidak langsung di jemur setelah dikenakan, bisa timbul masalah seperti itu.
4.      Membuat bunga tak cepat layu
            Jika anda sering atau gemar menyimpan bunga-bunga segar di dalam ruangan maka bisa gunakan silica gel untuk membuat bunga tersebut tak cepat layu. Caranya mudah, cukup masukkan silica gel dalam wadah tempat bunga , kemudian baru timbun agar terlihat dan sampai ke permukaan bunga.
5.      Menghambat bibit tanaman berkecambah
Pada umumnya bibit tanaman yang berbentuk biji akan dikeringkan sebelum dipasarkan agar lebih tahan lama. Akan tetapi sering kita jumpai bibit-bibit tersebut berkecambah saat lama disimpan dalam tempat lembab. Untuk menghindari hal itu terjadi, selipkan beberapa bungkus silica gel agar menyerap kelembaban udara sekitar.
6.      Mencegah tumbuhnya jamur pada handuk
Dengan menyelipkan beberapa bungkus silica gel ke dalam tumoukan handuk, maka bau tak sedap dan jamur dapat dicegah. Sehingga handuk akan nyaman kembali ketika digunakan. Dalam waktu lama, warna silica gel akan memudar, jika hal itu terjadi, maka ganti dengan silica gel yang baru.
7.      Stok makanan hewan peliharaan tetap lezat
Penyiapan makanan hewan kesayangan menjadi penting untuk diperhatikan karena terkait dengan kualitasnya. Semakin lama disimpan biasanya semakin kurang berkualitas. Sehingga sebaiknya membeli makanan binatang peliharan tidak terlalu banyak. Namun bagi anda yang memiliki kesibukan, tentu akan memilih menambah stok. Tak perlu khawatir, ada silica gel yang mampu menjaga kelezatan makanan binatang.
            Itulah beberapa manfaat silica gel yang luar biasa. Tapi kita juga harus berhati-hati menggunakan silica gel, jangan sampai silica gel itu tertelan oleh kita, karena itu akan membahayakan bagi kita. Lalu apa jadinya jika silica gel tertelan oleh manusia? Seperti dikutip dari Howstuffworks, Kamis (3/6/2010) silica gel bisa menyerap sekitar 40 persen dari berat air yang ada di dalam tubuh dan menurunkan kelembaban relatifnya.
            Akibatnya jika seseorang tertelan silica gel akan mengalami mata kering, iritasi tenggorokan, selaput lendir serta rongga hidung yang kering dan sakit perut atau rasa tidak nyaman di perut.
            Meskipun badan pengawasan makanan dan obat Amerika Serikat (FDA) mengklasifikasikan silica gel ke dalam kategori aman (Generally Recognized as Safe/GRAS), tapi semua paket silica gel mencantumkan label peringatan atau simbol bahaya, karena jika tertelan dan masuk ke dalam tubuh bisa mengganggu kelembaban sehingga menimbulkan kondisi mual ringan, sembelit atau muntah.
            Tapi ada juga tipe lain dari silica gel yang disebut dengan gel indikator. Bahan ini mengandung kobalt klorida yang diyakini bersifat korsinogenik dan menyebabkan iritasi pernapasan. Jika tertelan, maka harus dibawa ke rumah sakit agar diberi pertolongan untuk kasus keracunan.
            Bahaya terbesar yang mungkin terjadi jika tertelan silica gel adalah tersedak. Jika kondisi ini terjadi, maka harus bertindak cepat untuk mengeluarkan silica gel tersebut. Namun jika hanya tertelan saja, sebaiknya segera konsumsi air putih yang cukup banyak agar tubuh tidak mengalami dehidrasi karena silica gel ini bisa menyerap cairan dari dalam tubuh. Padahal diketahui bahwa sekitar 70 persen tubuh terdiri dari cairan. Jika setelah beberapa jam tidak ada perubahan dan mulai mengalami tanda-tanda dehidrasi segera minta bantuan tenaga medis untuk mengatasinya.   

Minggu, 20 Maret 2016

PERANAN KIMIA DALAM PEMBUATAN ES KRIM YANG LEZAT



 Image result for ES KRIM

          Membayangkan es krim akan terbayang kelembutan dan keyummyan rasanya. Untuk membuat dan menyimpan es krim sehingga kelembutan dan keyummyannya terpelihara, kuncinya adalah kimia. Tanpa sifat koligatif larutan atau sifat-sifat kolid tidak mungkin es krim lezat bisa diproduksi.
Es krim tidak lain berupa busa (gas yang terdispersi dalam cairan) yang diawetkan dengan pendinginan. Walaupun es krim tampak sebagai wujud yang padu, bila dilihat dengan mikroskop akan tampak ada empat komponen penyusun, yaitu padatan globula lemak susu, udara (yang ukurannya tidak lebih besar dari 0,1 mm), kristal-kristal kecil es, dan air yang melarutkan gula, garam, dan protein susu.
          Berbagai standar produk makanan di dunia membolehkan penggelembungan campuran es krim dengan udara sampai volumenya menjadi dua kalinya (disebut dengan maksimum 100 persen overrun). Es krim dengan kandungan udara lebih banyak akan terasa lebih cair dan lebih hangat sehingga tidak enakdimakan.
          Bila kandungan lemak susu terlalu rendah, akan membuat es lebih besar dan teksturnya lebih kasar serta terasa lebih dingin. Emulsifier dan stabilisator dapat menutupi sifat-sifat buruk yang diakibatkan kurangnya lemak susu dan dapat memberi rasa lengket.
nacy johnson dari Philadelphi adalah orang yang pertama menciptakan alat pembuat es krim. Alat yang ia ciptakan adalah ember dari kayu yang di dalamnya ada wadah lebih kecil dari logam. Wadah loam ini dapat diputar dengan menggunakan pedal. Ruang diantara wadah kecil dan ember kayu diisi dengan campuran es dan garam. Alat-alat yang modern saat inipunmasih menggunakan prinsip yang sama.
          Pembuatan es krim sebenarnya sederhana saja, yakni mencampurkan bahan-bahan dan kemudian mendinginkannya. Air murni pada tekanan 1 atmosfer akan membeku pada suhu 00C. Namun, bila ke dalam air dilarutkan zat lain, titik beku air akan menurun. Jadi, untuk membekukan adonan es krimpun memerlukan suhu dibawah 00C. Misalkan adonan es krim dimasukkan kedalam wadah logam, kemudian di ruang antara ember kayu dan wadah logam dimasukkan es.
Awalnya suhu es itu akan kurang dari 00C. Namun, permukaan es yang berkontak langsung dengan udara akan segera naik suhunya mencapai 00 dan sebagiannya akan mencair.   Suhu campuran antara es dan air tadi akan tetap 00 selama esnya belum  semuanya mencair. Seperti disebut di atas, jelas campuran es krim tidak membeku pada suhu 00C akibat sifat koligatif penurunan titik beku.
Bila ditaburkan sedikit garam ke campuran es dan air tadi, kita mendapatkan hal yang berbeda. Air lelehan es dengan segera akan melarutkan garam yang kita taburkan. Dengan demikian kristal es akan terapung di larutan garam. Karena larutan garam akan mempunyai titik beku yang lebih rendah dari 00C, es akan turun suhunya sampai titik beku air garam tercapai. Dengan kata lain, campuran es krim tadi dikelilingi oleh larutan garam yang temperaturnya lebih rendah dari 00C sehingga adonan es krim tersebut akan dapat membeku. Tapi jika campuran itu hanya dibiarkan saja mendingin tidak akan dihasilkan es krim. Melainkan gumpalan padat dan rapat berisi kristal-kristal es yang tidak akan enak bila dimakan. Bila diinginkan es krim yang enak dimulut, selama proses pembekuan tadi adonan harus diguncang-guncang. Pengocokan atau pengadukan campuran selama proses pembekuan merupakan kunci dalam pembuatan es krim yang baik.
          Proses pengguncangan ini bertujuan ganda. Pertama, untuk mengecilkan ukuran kristal es yang terbentuk; semakin kecil ukuran kristal esnya, semakin lembut es krim yang terbentuk. Kedua, dengan proses ini akan terjadi pencampuran udara ke dalam adonan es krim. Gelembung-gelembung udara yang tercampur ke dalam adonan inilah yang menghasilkan busa yang seragam (homogen).
Metode sederhana pengadukan dan pendinginan secara serempak ini ternyata menimbulkan masalah lain. Krim pada dasarnya terdiri atas globula kecil lemak yang tersuspensi dalam air. Globula-globula ini tidak saling bergabung, sebab masing-masing dikelilingi membran protein yang menarik air, dan airnya membuat masing-masing globula tetap menjauh. Pengadukan akan merusak membran protein yang membuat globula lemak kemudian dapat saling mendekat. Akibatnya krim akan naik ke permukaan. Hal seperti ini diinginkan bila yang akan dibuat adalah mentega atau minyak, tetapi tidak jelas tidak diinginkan bila yang akan dibuat adalah es krim.
          Penyelesaian sederhananya adalah menambahkan emulsifer pada campuran. Molekul emulsifer akan menggantikan membran protein, satu ujung molekulnya akan melarut di air, sedangkan ujung satunya akan melarut di lemak. Lecitin, molekul yang terdapat dalam kuning telur, adalah contoh emulsifer sederhana . oleh karena itu salah satu bahan pembuat es krim adalah kuning telur. Selain itu, dapat digunakan mono- atau di-gliserida atau polisorbat yang dapat mendispersikan globula lemak dengan lebih efektif.
          Karena prinsip pembuatan yang sangat sederhana itulah maka pernah ada kejadian yang lucu dalam pembuatan es krim. Pilot Angkata Udara Amerika pada saat Perang Dunia II (zaman itu dimedan perang tentu susah untuk mendapatkan es krim) kreatif membuat es krim dengan menggunakan wadah meriam. Para penerbang ini mengamati dan mendapatkan bahwa wadah meriam ternyata mempunyai suhu dan tingkat getaran yang cocok untuk menghasilkan es krim. Jadi, setiap kali mereka berangkat menyerang lawan, tak lupa mereka menempatkan satu wadah besar berisi adonan es krim. Hasilnya dalam perjalanan pulang dari penyerangan mereka akan mendapatkan es krim yang sedap.
          Bila es krim tidak disimpan dengan baik, sebagian es krim yang mencair akan membentuk kristal es yang lebih besardan ketika kembali dimasukkan kedalam pendingin kristal esnya akan tumbuh membesar. Hal ini akan membuat teksturnya menjadi semakin kasar dan tidak enak di mulut. Selain itu, sebenarnya pengerasan tekstur ini bisa juga diakibatkan karena laktosa (gula susu) akan mengkristal dari larutan dan struktur melarut kembali. Untuk mengatasi hal ini, bila selesai makan (sebelum menyimpan kembali), dapat ditaburkan gum atau serbuk selulosa di atas es krim. Serbuk-serbuk itu akan menyerap kuat air yang mencair sehingga pembentukan kristal es yang besar dapat dicegah.