Laman

Tampilkan postingan dengan label Isma Rizky Fadillah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Isma Rizky Fadillah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Maret 2016

Bahaya Mencampur Bakso Dengan Cuka






Santapan enak ini layaknya bakso ini memang sudah khas dimata masyarakat. Yang mana bentuk bakso yang bulat dan kenyal, biasanya disajikan dalam sebuah mangkok dan dicampurkan kuah serta mie didalamnya. Bahkan rasa bakso akan lebih lezat bila dikonsumsi pada saat cuaca dingin atau hujan, dimana dalam satu mangkok yang dalam kondisi masih panas, pastinya akan bisa menggoyahkan lidah kita semua bukan? Sehingga tidak heran, bahwa jenis makanan ini banyak digemari oleh kalangan masyarakat terutama yang berada di daerah nusantara.

Namun, pernahkah kalian berfikir untuk mencampurkan bakso dengan cuka?, tentunya kalian jangan sampai melakukan hal itu. Karena mencampurkan bakso dengan cuka akan memiliki dampak yang cukup membahayakan bagi kesehatan tubuh kita. Sehingga kita dapat mendapatkan rasa yang nikmat pada bakso, namun rasa nikmat bakso akan berbalik arah menjadi makanan yang mengancam kesehatan tubuh kita. Mengapa demikian? Perlu kalian ketahui , bahwa biasanya kebanyakan orang mencampurkankan bakso dengan saus sambal, kecap maupun cuka asam. Akan tetapi apabila kalian mencampurkan cuka asam ini, maka akan terjadi reaksi dalam tubuh kita. Sehingga setidaknya kalian berhati-hati untuk tidak mencampurkan bakso dengan jenis bahan yang satu ini.
Bakso merupakan salah satu jenis makanan yang terbuat dari daging. Dan tentunya daging ini memang menjadi salah satu kategori makanan panas. Sedangkan cuka sendiri merupakan jenis bahan makanan hangat, yang memiliki tingkat keasaman layaknya alcohol. Dengan begitu, apabila dua bahan ini sampai tercampur yakni antara bakso dengan cuka asam, maka dapat menimbulkan reaksi dalam tubuh, yaitu dapat mengoveraktifkan energi. Sehingga dari  akan mendistraksikan sirkulasi menjadi lebih aktif.

 Namun tidak hanya itu saja, bahwa mencampurkan bakso dengan cuka, bisa berakibat sangat fatal. Apabila kedua makanan ini tercampur menjadi satu dalam tubuh, maka akan membahayakan kondisi jantung kita semua. Karena bila kedua makanan dikonsumsi dengan tidak tepat. Maka bisa menurunkan performa kinerja dari organ jantung. Bahkan akan membuat kinerja jantung berhenti total.
Oleh karena itu setidaknya kalian lebih waspada, untuk tidak mencampurkan bakso yang kalian konsumsi dengan bahan yang memiliki reaksi membahayakan tubuh kita, layaknya cuka asam. Sehingga kita bisa dengan aman dan terasa nyaman saat mengkonsumsi santapan khas ini.
Dan pastinya jika kalian mengkonsumsi bakso secara sehat dan tepat, maka akan menjadikan tubuh kita sehat pula. Namun jika kurang tepat dalam hal konsumsi maupun mengolah makanan khas ini, maka dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh kita semua. Jadi alangkah baiknya kita tidak mencampurkan bakso dengan cuka asam, agar kesehatan tubuh kita dapat terjaga dengan baik. Alangkah baiknya kita menghindari makanan-makanan yang membahayakan kondisi kesehatan tubuh kita semua.




HATI-HATI MEMAKAN SOSIS !




 Pasti semuanya sudah mengetahui tentang sosis, sosis adalah makanan  yang sangat lezat, makanan  yang berbentuk bulat panjang berwarna merah atau coklat ini terbuat dari daging, bisa dengan daging ayam, sapi ataupun dengan dengan domba, ikan. Daging-daging tersebut kemudian dibungkus dengan bungkus buatan atau usus hewan.
 
Kalian pasti sangat menggemari sosis karena rasanya sangat lezat, Bahkan belakangan ini ada sosis yang bisa langsung disantap tanpa perlu dimasak lagi, sehingga makanan ini juga tergolong mudah untuk disajikan dimana dan kapanpun yang kita mau. Namun siapa  yang menyangka dibalik kelezatannya ternyata ada bahaya  yang  mengancam, yakni kanker usus. Peringatan ini tidak  main-main, bahkan  para peneliti Inggris berulangkali mengingatkan bahwa mengkonsumsi sosis satu batang  per  hari dapat meningkatkan resiko kanker usus.

Peneliti dari  World  Research Fund (WCRF) juga menegaskan bahwa 50 gram saja sosis yang dimakan setiap hari dapat meningkatkan penyakit kanker usus hingga 20%.  Karena meski terasa enak ternyata daging sosis mengandung kolesterol dan  sodium yang tinggi.

Selain itu, sosis juga mengandung bahan pengawet. Bahan pengawet inilah yang memungkinkan daging sapi dapat bertahan berhari-hari. Bahan-bahan berbahaya lain yang terkandung dalam sosis adalah Mononatrium/Monosadium Glutamat (MSG). zat inilah yang membuat sosis terasa lezat meski tak menggunakan bumbu tambahan apapun saat disajikan. Saperti diketahui MSG sangat berbahaya jika dikonsumsikan berlebih (lebih 6 mg gram/hari) karena dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke dan sebagainya.

Sejak setahun lalu, WCRF telah memperingati bahaya mengkonsumsi daging olahan seperti sosis, ham, hotdog dan pastrami.

Mengapa berbahayanya?

Karena daging olahan adalah daging  yang  mengalami proses kimiawi lanjutan. Berbeda dengan daging mentah biasa yang kemudian diolah atau dimasak sendiri.
Bukti bahwa peningkatan resiko bagi pengkonsumsi daging olahan telah banyak ditemukan banyak dan penderita penyakit kanker usus ternyata adalah penikmat setia daging olahan yang diolah secara kimiawi.

Rabu, 16 Maret 2016

Bahaya Meniup Makanan & Minuman Panas

Agar kalian nyaman di dalam mulut, terkadang makanan dan minuman yang masih panas sering kali kalian meniupnya agar mempermudah mengkonsumsinya. Maksudnya agar makanan dan minuman tersebut cepat dingin. Tahukah kalian bahwa cara tersebut tidak disarankan? Bagaimana penjelasaan ilmiahnya? Mari kita sama-sama mengetahui penjelasan tersebut.

Bahwasanya meniup makanan dan minuman akan memberikan peluang transfer kuman dari si peniup ke makanan dan minuman yang kita tiup. Coba kalian bayangkan apabila kalian sedang sakit flu, TBC, atau mungkin hepatitis  maka kemungkinan penularan akan terjadi.

Saat kita meniup makanan maka kita akan mengeluarkan gas CO2 dari mulut. Menurut reaksi kimia, apabila uap air bereaksi dengan karbondioksida dan akan membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang bersifat asam, sehingga dapat menjadi masalah bagi kesehatan kita.

Meskipun pendapat tersebut masih perlu diperdebatkan , karena ada yang berpendapat bahwa reaksi antara CO2 dan H2O hanya terjadi pada suhu dan tekanan tinggi. CO2 dapat larut dalam air dalam tekanan tinggi yang membentuk H2CO3. Pada 25 derajat celcius, Kc = 1.70 x 10‾3.

Untuk mencapai keseimbangan reaksi antara CO2 dan H2O membutuhkan kata lisator. H2CO3 merupakan asam lemah.

Alasan lain kita dilarang meniup makanan dan minuman adalah sebenarnya yang bermasalah bukan pada airnya tetapi pada komponen yang berada di dalam air. Dalam air jika mengandung kapur tohor (CaO). Apabila ditiup oleh napas manusia bereaksi dengan CO2 dalam nafas, maka akan menjadi batu kapur (CaCO3) dan batu kapur ini merupakan salah satu dari batu ginjal yang paling sering ditemui.

Sekarang bagaimana jika makanan dan minuman ditiup dengan menggunakan kipas?  Bahwasanya Pramono menjawab, bahwasanya dari sisi ilmiahnya cara ini berbeda dengan cara meniup dengan mulut kita, Nafas mengeluarkan CO2 sedangan kipas tidak. Karena nafas kalau orang yang meniupnya sakit maka akan menular, sedangkan kipas seperti angin alami.

Tentunya kalian telah memahami bahwasanya manusia bernafas menghirup oksigen atau O2. Dan menghembuskan karbondioksida atau CO2. Ketika kita meniup makanan, tentunya kita  yang keluarkan adalah gas CO2, sementara makanan yang masih panas tersebut mengeluarkan uap air (H2O). Menurut reaksi kimia, apabila uap air bereaksi dengan karbondioksida akan membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang bersifat asam.

H2O + CO2 => H2CO3

Perlu kalian ketahui bahwa di dalam darah kita terdapat H2CO3 yang berguna untuk mengatur pH (tingkat keasaman) di dalam darah. Darah adalah Buffer (larutan yang dapat mempertahankan pH) dengan asam lemahnya berupa H2CO3 dan dengan basa konjugasinya berupa HCO3-, sehingga darah memiliki pH sebesar 7,35 – 7,45 dengan reaksi sebagai berikut :

CO2 + H2O HCO3- + H+

Tubuh tersebut menggunakan penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah. Adanya kelainan pada mekanisme dalam pengendalian pH tersebut, dapat menyebabkan salah satu dari 2 kelainan utama dalam keseimbangan asam basa, yaitu asidosis atau alkalosis.

Asadosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung asam ( atau terlalu sedikit mengandung basa) dan sering menyebabkan menurunya pH darah.

Sedangkan Alkalosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung basa ( atau terlalu sedikit mengandung asam) dan sering menyebabkan meningkatnya pH darah.

Apabila makanan kita tiup, kemudian karbondioksida dari mulut akan berikatan dengan uap air dari makanan dan akan menghasilkan asam karbonat yang akan mempengaruhi tingkat keasamaan dalam darah kita, sehingga akan menyebabkan suatu keadaan dimana darah kita akan menjadi lebih asam dari seharusnya sehingga pH dalam darah menurun. Keadaan ini lebih dikenal dengan istilah asidosis.

Pada akhirnya, ginjal juga berusaha mengkonpensasi  keadaan tersebut dengan cara mengeluarkan lebih banyak asam daripada air kemih. Tetapi kedua mekanisme tersebut tidak akan berguna apabila tubuh terus menerus menghasilkan asam, sehingga sejalan dengan memburuknya asidosis, penderita mulai merasakan kelelahan yang luar biasa, rasa ngantuk, semakin mual dan mengalami kebingungan.

Bila asidosis semakin memburuk, tekanan darah dapat turun, menyebabkan syok, koma dan bahkan kematian.

Ternyata dampak makanan dan minuman panas sebelum kita mengkonsumsinya ternyata sangat mengerikan juga ya teman-teman.

 Jadi lebih baik kita menunggu sampai dingin ketika akan mengkonsumsinya.

Jadi lebih baik kita menjaga kesehatan tubuh kita dan lebih baik menghindari sesuatu yang akan merusak kesehatan tubuh kita.





Minggu, 06 Maret 2016

Bahaya Mengkonsumsi Penyedap Rasa



         Mungkin ketika kalian makan makanan yang kalian sukai, pasti di dalam makanan tersebut kalian campur makanan tersebut dengan penyedap rasa untuk menambah kenikmatan dalam makanan yang kalian konsumsi. Namun apakah kalian mengetahui dampak bahaya mengkonsumsi penyedap rasa dalam makanan yang kalian konsumsi??? Pasti kebanyakan dari kalian tidak mengetahui tentang bahaya mengkonsumsi penyedap rasa. Maka dari itu mari kalian baca artikel ini yaaa
Ketika kita sering mengkonsumsi penyedap rasa yang mengandung MSG dalam makanan yang kita buat ,maka banyak pula dampak bahaya yang kita dapatkan dalam kesehatan kita. Seperti kita menjadi pelupa, sulit berfikir, dan sering terserang gejala penyakit lainnya.
Ketika kita sering mengkonsumsi penyedap rasa dengan berlebihan, kemungkinan kita dapat terkena efek menjadi  pelupa. Karena sering mengkonsumsi penyedap rasa, menyebabkan pelupa karena mengandung senyawa kimia asam glutamate akan menyebabkan gangguan system saraf pada otak, sehingga mudah pelupa. Maka hindarilah penyedap rasa yaaa.

Bahaya Es Batu



Apakah kalian percaya atau tidak, zaman sekarang es batu yang diperjualbelikan di pasaran 99% terbuat dari bahan mentah dan banyak dari perusahaan es batu membuat es batu dari air kali. Bisa kalian bayangkan jumlah penyakit yang terkandung dalam 1 butir es batu kecil itu,berapa penyakit yang masuk ke dalam tubuh kita setiap harinya apabila kita mengkonsumsikan es batu dalam minuman yang kita minum setiap harinya??? 

Pastinya  kita tergoda dengan segarnya  minuman  yang  dicampur dengan es batu, tapi kita tidak pernah mengetahui apakah es batu itu terbuat dari bahan alami atau dari bahan yang berbahaya. Tetapi tidak semua es batu mengandung zat  yang berbahaya. Adapun es batu yang terbuat dari bahan zat kimia yang berbahaya bagi tubuh kita yang dikelola dengan  tidk baik. Es batu seharusnya dibuat dengan bahan air matang tetapi ada sebagian orang menggunakan air mentah yang disertai dengan zat kimia dalam pengelolaan es batu tersebut.