Penting Namun
Berbahaya
Apa kabar sobat?, salam sukses dan
sejahtera. Bagaimana kabar wawasan kalian?, tentunya semakin banyak dan luas
bukan!. Lantas sudahkah kalian tau manfaat dan bahayanya minyak bumi?, sekarang
saya akan sedikit berbagi info nih tentang bagaimana manfaat dan bahayanya
Minyak Bumi dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya semua yang ada di dunia ini
pada dasarnya baik namun penyalah gunaan/penggunaan yang berlebihan akan
membuatnya menjadi terbalik (berbahaya).
Minyak bumi (Bahasa Inggris: petroleum)
dijuluki sebagai emas hitam. Minyak bumi adalah cairan kental, berwarna
hitam atau kehijauan, mudah terbakar, dan berada di lapisan atas dari beberapa
tempat di kerak bumi. Minyak bumi merupakan salah satu bentuk hidrokarbon,
yaitu senyawa kimia yang mengandung hidrogen dan karbon. Minyak bumi yang belum
diolah disebut minyak mentah (crude oil) dan belum dapat digunakan.
Minyak mentah diolah dengan cara dipisah-pisahkan berdasarkan titik didihnya.
Hasil pengolahan minyak mentah berupa bensin, solar, avtur, minyak tanah,
aspal, plastik, oli, dan LPG.
Nah, sobat taukah kalian kalau
ternyata Minyak Bumi telah digunakan oleh manusia sejak zaman kuno, dan sampai
saat ini masih merupakan komoditas yang penting. Minyak Bumi menjadi bahan
bakar utama setelah ditemukannya mesin pembakaran dalam, semakin majunya
penerbangan komersial, dan meningkatnya penggunaan plastik.
Apa itu Minyak Bumi???
Minyak bumi adalah istilah yang
meluas dalam kehidupan sehari-hari. Sebelumnya orang menggunakan istilah minyak
tanah atau minyak yang dihasilkan dari dalam tanah namun istilah yang lazim
dipakai sekarang adalah miyak bumi sementara kata ‘minyak tanah’ lazim
digunakan untuk menyebut bahan bakar kompor minyak atau bahasa Inggrisnya kerosene.
Secara harfiah, minyak bumi berarti ‘minyak di dalam perut bumi’. Istilah
minyak bumi lebih tepat karena minyak ini terdapat didalam perut bumi bukan
didalam tanah.
Bahasa Inggris minyak bumi adalah petroleum
yang berasal dari bahasa Yunani πέτρα (petra) yang berarti ‘batu’ dan ἔλαιον
(elaison) yang berarti minyak. Kata petroleum pertama kali digunakan
dalam karangan De Natura Fossilium yang dikarang pada tahun 1546 oleh
Georg Bauer yang berkebangsaan Jerman.
Komposisi Minyak Bumi
Penampakan fisik minyak bumi sangat
beragam, tergantung dari komposisinya. Pada umumnya, minyak bumi yang baru
dihasilkan dari sumur pengeboran berupa lumpur berwarna hitam atau cokelat
gelap, meskipun ada juga minyak bumi yang berwarna kekuningan, kemerahan, atau
kehijauan. Sumur minyak sebagian besar menghasilkan minyak mentah, terkadang
ada juga kandungan gas di dalamnya Karena tekanan di permukaan Bumi lebih
rendah daripada di bawah tanah, beberapa gas akan keluar dalam bentuk campuran.
Jenis hidrokarbon yang terdapat pada
minyak Bumi sebagian besar terdiri dari alkana, sikloalkana, dan berbagai macam
jenis hidrokarbon aromatik, ditambah dengan sebagian kecil elemen-elemen
lainnya seperti nitrogen, oksigen dan sulfur, ditambah beberapa jenis logam
seperti besi, nikel, tembaga, dan vanadium. Jumlah komposisi molekul sangatlah
beragam dari minyak yang satu ke minyak yang lain.
Membahas identifikasi minyak bumi
tidak dapat lepas dari bahasan teori pembentukan minyak bumi dan kondisi
pembentukannya yang membuat suatu minyak bumi menjadi spesifik dan tidak sama
antara suatu minyak bumi dengan minyak bumi lainnya.
Proses Pembentukan Minyak Bumi

Nah, Apakah Sahabat tahu bahwa
setelah minyak bumi diolah, maka dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam
kehidupan sehari-hari? Berikut manfaat produk yang berasal dari minyak bumi,
yakni:
1. Gas Elpiji -
Tentu Sahabat pernah melihat bahkan menggunakan gas elpiji, bukan? Nah,
rupanya gas elpiji atau yang biasa disebut juga dengan gas alam merupakan salah
satu olah hasil dari minyak bumi, lho! Produk turunan minyak ini
diperoleh dari destilasi uap pada suhu kurang dari -40 derajat celcius. Jadi,
setelah proses distalasi, gas elpiji ini dapat digunakan.
2. Bensin - Produk
turunan minyak bumi ini diperoleh dari destilasi uap pada suhu antara -1 sampai
180 derajat celcius. Seperti yang Sahabat tahu, bahan bakar ini banyak
digunakan oleh kendaraan beroda dua, beroda tiga, dan beroda empat.
3. Solar – Solar adalah
salah satu bahan bakar kendaraan yang berasal dari produk turunan minyak bumi.
Produk ini diperoleh dari destilasi uap minyak bumi pada suhu antara 260 – 315
derajat celcius. Secara luas, solar merupakan bahan bakar mesin diesel pada
kendaraan berat dan mesin-mesin produksi.
4. Lilin - Hayooo...
siapa yang tidak tahu lilin? Biasanya benda ini sering digunakan sebagai
pengganti cahaya ketika mati lampu, upacara agama, dan juga sebagai perayaan
ulang tahun. Rupanya, pada abad ke-19, lilin sudah tidak lagi menggunakan lemak
sapi sebagai bahan bakunya. Kini, bahan pembuatan lilin berasal dari minyak
bumi.
5. Aspal - Merupakan kerak
terbawah dari hasil pemanasan minyak bumi. Aspal pun digunakan sebagai bagian
teratas jalan raya. Nah, bahan baku aspal ini berasal dari minyak bumi atau
disebut juga dengan minyak hitam
6. Pelumas -
Merupakan produk turunan minyak bumi lainnya yang dihasilkan dari
destilasi uap pada suhu antara 105 – 135 derajat celcius. Pelumas atau yang biasa
dikenal dengan oli ini biasanya digunakan untuk meminimalisir gesekan antara
dua benda bergerak pada mesin.
7. Avtur - Merupakan
produk turunan minyak bumi yang dihasilkan destilasi uap pada suhu antara 150 –
205 derajat celcius. Secara luas, avtur digunakan sebagai bahan bakar mesin jet
pada pesawat terbang.
8. Minyak tanah - Produk ini
dihasilkan dari destilasi uap minyak bumi pada suhu antara 205 - 260 derajat
celcius. Bila dulu dimanfaatkan sebagai bahan bakar lampu minyak, kini
fungsinya beralih sebagai bahan bakar campuran untuk penggerak jenis jet
bersama avtur.
Nah, sekarang sudah pada tahu manfaat
minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari, kan ?
Nah sahabat, ternyata dibalik
kegunaannya yang sangat membantu kita dalam sehari” Minyak Bumi ini juga
memiliki Bahaya yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Pembakaran
bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi dan gas alam) dapat menyebabkan
masalah pencemaran lingkunagan, khususnya pencemaran udara, pencemaran air, efek
rumah kaca dan hujan asam. Seperti yang terjadi di kota-kota besar dan padat
penduduk.
- Pencemaran Udara
Penggunaan bahan bakar fosil jika pembakarannya tidak sempurna dapat menimbulkan pencemaran udara yang berupa partikulat atau gas dapat membahayakan kesehatan manusia atau kestabilan bumi. - Perubahan iklim (Rumah Kaca)
Penggunaan minyak bumi akan menghasilkan zat sisa berupa CO2¬. Gas tersebut dapat menimbulkan efek rumah kaca di bumi sehingga terjadilah pemanasan global yang sekarang ini sedang terjadi. Pemanasan global tersebutlah yang memicu perubahan iklim di berbagai balahan dunia

3. Pencemaran air
Eksploitasi miyak bumi dengan menggunakan kapal tangker, tidak menutup kemungkinan adanya kebocoran pada kapal tangker tersebut. Karena kapal tangker itu bocor, maka minyak mentah yang ada di dalamnya akan keluar dan jatuh ke air sehingga mengakibatkan pencemaran air
Eksploitasi miyak bumi dengan menggunakan kapal tangker, tidak menutup kemungkinan adanya kebocoran pada kapal tangker tersebut. Karena kapal tangker itu bocor, maka minyak mentah yang ada di dalamnya akan keluar dan jatuh ke air sehingga mengakibatkan pencemaran air
4.
Hujan Asam
Air hujan pada umumnya bersifat asam dengan pH (derajat keasaman) sekitar 5,7. Jika air hujan mempunyai pH kurang dari 5,7 disebut hujan asam.
a. Penyebab hujan asam
Air hujan mencapai pH 5,7 (normal) dikarenakan melarutkan gas CO2 di udara
CO2(g) + H2O (l) H2CO3(aq)
Air hujan yang pH nya kurang dari 5,7 dikarenakan diudara banyak mengandung pollutant : SO2, SO3 dan NO2 dengan reaksi sebagai berikut :
SO2(g) + H2O(l) H2SO3(aq) (asam sulfit)
SO3(g) + H2O(l) H2SO4(aq) (asam sulfat)
2NO2(g) + H2O(l) HNO2(aq) + HNO3(aq)
b. Dampak Hujan Asam
Hujan asam menimbulkan masalah lingkungan terutama tanaman, biota air dan bangunan
1) Kerusakan hutan
Hujan asam dapat melarutkan unsure hara yang penting seperti kallsium dan magnesium sehingga tanah bersifat asam yang tidak baik bagi tumbuhan. Selain itu hujan asam membebaskan ion aluminium yang merupakan racun bagi tanaman dan gas SO2 yang ada bersama hujan asam dapat mematikan daun tumbuhan.
2) Kematian Biota Air
Hujan asam mengakibatkan air sungai dan danau bersifat asam yang akan mematikan ikan dan tumbuhan air.
3) Kerusakan bangunan
4) Hujan asam dapat merusak bangunan. Bahan bangunan seperti batu kapur, marmer dan beton sedikit banyak mengandung CaCO3 yang akan larut dalam asam
CaCO3(s) + 2HNO3(aq) Ca(NO3)2(aq) + H2O(l) + CO2(g).
Air hujan pada umumnya bersifat asam dengan pH (derajat keasaman) sekitar 5,7. Jika air hujan mempunyai pH kurang dari 5,7 disebut hujan asam.
a. Penyebab hujan asam
Air hujan mencapai pH 5,7 (normal) dikarenakan melarutkan gas CO2 di udara
CO2(g) + H2O (l) H2CO3(aq)
Air hujan yang pH nya kurang dari 5,7 dikarenakan diudara banyak mengandung pollutant : SO2, SO3 dan NO2 dengan reaksi sebagai berikut :
SO2(g) + H2O(l) H2SO3(aq) (asam sulfit)
SO3(g) + H2O(l) H2SO4(aq) (asam sulfat)
2NO2(g) + H2O(l) HNO2(aq) + HNO3(aq)
b. Dampak Hujan Asam
Hujan asam menimbulkan masalah lingkungan terutama tanaman, biota air dan bangunan
1) Kerusakan hutan
Hujan asam dapat melarutkan unsure hara yang penting seperti kallsium dan magnesium sehingga tanah bersifat asam yang tidak baik bagi tumbuhan. Selain itu hujan asam membebaskan ion aluminium yang merupakan racun bagi tanaman dan gas SO2 yang ada bersama hujan asam dapat mematikan daun tumbuhan.
2) Kematian Biota Air
Hujan asam mengakibatkan air sungai dan danau bersifat asam yang akan mematikan ikan dan tumbuhan air.
3) Kerusakan bangunan
4) Hujan asam dapat merusak bangunan. Bahan bangunan seperti batu kapur, marmer dan beton sedikit banyak mengandung CaCO3 yang akan larut dalam asam
CaCO3(s) + 2HNO3(aq) Ca(NO3)2(aq) + H2O(l) + CO2(g).
Nah sahabat, itulah manfaat dan
bahaya dari Minyak Bumi, dengan sedikit pengetahuan ini semoga bisa menambah
wawasan kita, dan membuat kita lebih baik dalam menggunakan minyak bumi ini
secukupnya/bahkan membuat kita berfikir kreatif untuk mencari pengganti dari
minyak bumi ini yang lebih ramah lingkungan. Salam sukses sobat.
Referensi
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar