Laman

Minggu, 06 Maret 2016

Segudang Racun dalam Sebatang Rokok



Secara umum, telah diketahui bahwa di dalam sebatang rokok terdapat berbagai macam kandungan zat berbahaya yang pastinya akan membahayakan kesehatan manusia. Namun tidak menutup kemungkinan bagi sebagian orang yang telah menjadikan merokok sebagai sebuah kebiasaan. Kebiasaan buruk yang secara sadar dan tidak sadar mereka lakukan. Kebiasaan buruk ini sulit sekali dihindari khususnya bagi mereka yang sudah mulai kecanduan rokok. 

Meski sebagian dari mereka juga telah mengetahui bahaya rokok dan apa penyebabnya, namun jika itu telah menjadi sebuah kebiasaan yang sudah mendarah daging bagi mereka, apa boleh buat?
Kita sebagai generasi muda yang seharusnya menjaga kesehatan kita lebih bijak lagi, maka perlulah kita mengetahui kandungan apa saja sih yang terdapat di dalam sebatang rokok? 

Berikut ini beberapa di antaranya dari sekian ribu zat-zat yang terkandung dalam rokok:

1.    TAR
Tar merupakan cairan kental berwarna coklat tua atau hitam didapatkan dengan cara distilasi kayu dan arang atau bisa juga dari getah tembakau. Zat yang terdiri dari ribuan bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di antaranya bersifat karsinogenik. Ketika rokok dibakar maka sifat karsinogenik dari tar tersebut muncul. Oleh sebab itu tar menyebabkan berbagai macam penyakit seperti kanker, impotensim penyakit jantung, penyakit darah, bronchitis kronik, enfisema serta gangguan kehamilan dan janin.

2.      NIKOTIN
Merupakan cairan berminyak tidak berwarna. Zat nikotin ini berasal dari tembakau. Zat ini bisa menahan rasa lapar. Oleh karena itu, seseorang tidak akan merasa lapar karena mengisap rokok. Nikotin dapat menyebabkan perokok merasa rileks karena kandungannya yang sangat tinggi dalam rokok. Nikotin juga dapat menyebabkan kanker serta dapat merusak struktur DNA.

3.      ACROLEIN
Merupakan cairan tidak berwarna diperoleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan mengeringkannya. Pada dasarnya zat ini mengandung alkohol yang pasti sangat mengganggu kesehatan.

4.      KARBON MONOKSIDA
Merupakan gas yang tidak berbau. Zat ini dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat karbon. Jika karbon monoksida ini masuk ke dalam tubuh dan dibawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot tubuh, maka satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen. Apabila didalam hemoglobin itu terdapat karbon monoksida, maka akan mengakibatkan seseorang kekurangan oksigen. Zat ini juga merupakan bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil dan motor. 5% dari asap rokok merupakan karbon monoksida. 

5.      AMMONIA
Merupakan gas yang tidak berwarna, terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Memiliki bau yang sangat tajam dan merangsang. Zat ini sangat cepat masuk ke dalam sel-sel tubuh dan kalau disuntikkan sedikit saja pada aliran darah akan membuat seseorang pingsan atau koma. Biasanya tercium pada pembersih toilet yang dapat mengakibatkan rasa pusing tetapi menyebabkan kebiasaan merokok menjadi sangat candu.

6.      FORMIC ACID
Merupakan cairan tidak berwarna, tajam baunya, dapat bergerak bebas dan dapat membuat lepuh.

7.      HIDROGEN SIANIDA
Merupakan gas tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Zat ini paling ringan dan mudah terbakar. Cyanide mengandung racun berbahaya dan jika dimasukkan langsung ke dalam tubuh akan berakibat kematian. Zat ini juga merupakan racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut dan juga racun tikus. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.

8.      NITROGEN OKSIDA
Merupakan zat yang biasa ditemukan pada polutan udara seperti yang dihasilkan oleh asap pabrik maupun mobil. Zat ini juga terkandung dalam asap rokok. Gas beracun ini bisa mengakibatkan radang paru-paru.

9.      FORMALDEHYDE
Merupakan gas tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini bersifat pengawet dan pembasmi hama. Zat ini sangat beracun yang biasanya digunakan untuk mengawetkan mayat. 

10.  PHENOL
Merupakan zat yang terdiri dari campuran kristal yang dihasilkan dari distilasi zat-zat organic, misalnya kayu dan arang. Zat ini dapat terikat didalam protein dan menghalangi kerja enzyme.

11.  HYDROGEN SULFIDE
Merupakan gas yang mudah terbakar dan berbau keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi berisi pigmen).

12.  PYRIDINE
Merupakan cairan tidak berwarna dan berbau tajam. Zat ini mampu mengubah alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.

13.  METHYL CHLORIDE
Merupakan campuran zat-zat bervalensa satu atas mana hidrogen dan karbon sebagai unsur utama. Zat ini merupakan compound organis yang sangat beracun dan uapnya bersifat sama dengan pembius.
 
14.  METANOL
Merupakan cairan ringan yang mudah menguap dan terbakar. Jika diminum dan dihisap dapat berakibat pada kebutaan dan kematian. 

15.  BENZENE
Merupakan senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna. Zat ini juga merupakan petrokimia yang dipakaii untuk men-dry clean pakaian. Bahkan kandunga benzene bersifat karsinogenik yang dapat mengakibatkan kanker darah. benzene juga dikenal sebagai bensol.

16.  KADMIUM
Merupakan sebuah logam yang sangat beracun dan bersifat radioaktif. Zat yang merupakan satu di antara logam-logam bahan untuk membuat baterai. Bagi perokok, zat cadmium yang terhirup akan tersimpan di lapisan ginjal sehingga dapat mengakibatkan kerusakan ginjal.
 
17.  ASETANISOL
Merupakan zat kimia yang terkandung dalam parfum. Zat ini juga terkandung dalam rokok.

18.  ARSENIK
Merupakan bahan yang terdapat dalam racun tikus. Arsenic dalah logam yang bisa meracuni darah dengan mudah. Terlebih sudah bannyak pekerja pabrik yang meninggal karena keracunan arsenic. Kemampuan sel untuk memperbarui diri dapat terganggu karena akumulasi arsenic.

19.  ASETON
Merupakan bahan kimia yang terdapat pada penghilang cat kuku. Rokok juga memiliki kandungan aseton. Berbahaya jika zat aseton melewati saluran udara serta bersemayam di paru-paru.

20.  NAPTALIN
Merupakan bahan kabur barus yang berfungsi untuk mengusir serangga ataupun tikus dari pakaian. Bahkan rokok juga mengandung bahan berbahaya ini.

21.  TIMBAL
Merupakan zat yang bersifat karsinogenik. Kenaikan kadar timbale pada darah bisa mengakibatkan keracunan, terlebih lagi dapat mengakibatkan kematian.

22.  KUMARIN
Merupakan zat adiktif organic pada bahan tambahan makanan yang sekarang sudah dilarang oleh standar dunia. Namun zat ini masih digunakan dalam pembuatan rokok.


Masih banyak lagi zat-zat yang belum disebutkan seperti di atas. Namun, ada baiknya kita sebagai generasi muda harus lebih menjaga kesehatan masing-masing. Seperti kata pepatah “MEN SANA IN CORPORE SANO”, yang berarti DI DALAM TUBUH YANG SEHAT TERDAPAT JIWA YANG KUAT.


-          Semoga Bermanfaat    -





Tidak ada komentar:

Posting Komentar